Agustus 24, 2016

Panduan: Cara Install dan Dual Boot Remix OS Dengan Linux Ubuntu


Pada kali ini saya akan memberikan sedikit panduan bagaimana cara install remix os dan dual boot dengan linux. Dalam panduan ini kita tidak akan membuat sebuah partisi baru didalam komputer kita, tetapi kita akan menggunakan partisi root sebagai tempat Remix OS.

Perlu diperhatikan bahwa cara ini hanya dapat dilakukan oleh pengguna linux turunan debian seperti ubuntu, linuxmint, elementary dan sebagainya. Panduan ini juga dapat dilakukan bagi pengguna linux yang baru saja mencoba untuk migrasi alias dual boot dengan windows, dengan catatan bahwa grub loader yang digunakan bukanlah grub dari windows melainkan dari linux.
Baiklah mari saja langsung kita mulai.

BACA: REVIEW REMIX OS MASA DEPAN KOMPUTER ADA DISINI

1. Yang pertama kita download terlebih dahulu file remix os, download disini. File yang akan kita download merupakan file berbentuk zip yang berisi dengan panduan, file exe (windows) installer dan file iso yang akan kita gunakan nantinya.
Disini saya asumsikan untuk mendownload Remix OS versi 64-bit.


2. Setelah kita selesai mendownload file Remix OS, ekstrak file iso yang ada didalam zip yang telah kita download tadi.


3. Setelah kita ekstrak file iso yang ada didalam zip tersebut, ekstrak file iso dengan cara klik kanan kemudian pilih extract here.


4. Setelah kita ekstrak file iso dari Remix OS, kita akan membuat 2 folder dialam partisi root, yang masing-masing folder berfungsi sebagai folder data dan folder utama Remix OS, disini saya menggunakan terminal untuk membuatnya. Buka terminal dengan menekan ctrl+alt+T kemudian ketik “sudo mkdir /RemixOS”, masukkan password kemudian ketikan kembali “sudo mkdir /RemixOS/data” dan enter.


5. Setelah kita membuat dua folder didalam root, kita akan menyalin beberapa file yang ada didalam folder ekstrakan file iso Remix OS, tetapi sebelum kita menyalin file kita harus menjalankan file manager (file explorer) sebagai root dengan cara membukan terminal kemudian ketik “sudo namafilemanager”, nama file manager berbeda-beda dari tergantung dari OS apa yang kita gunakan, contohnya Caja, Nautilus, Nemo dan lain-lain. Untuk mengetahui file manager apa yang kita gunakan bisa dengan cara membuka file manager kemudian pilih menu help>about.


6. Setelah kita menjalankan file manager secara root, kita akan menyalin beberapa file yang ada didalam folder hasil ekstrakan file iso Remix OS kedalam folder RemixOS yang telah kita buat didalam root. Beberapa file yang kita salin adalah :
- initrd.mg
- kernel
- ramdisk.img
- system.sfs


Hasil isi folder RemixOS didalam root.


7. Setelah kita selesai dengan salin menyalin file, sekarang kita akan menginstal grub costumizer yang nantinya berfungsi untuk membuat boot dari Remix OS.
Instal grub costumzer dengan cara buka terminal kemudian masukkan teks dibawah ini.

sudo add-apt-repository ppa:danielrichter2007/grub-customizer
Masukkan password
Sudo apt-get update
Sudo apt-get install grub-costumizer

8. Selanjutnya buka Grub Costumizer, buat entry baru seperti gambar dibawah.


9. Setelah membuat entry baru, akan muncul popup dimana berisi dengan infromasi yang tentang entry boot yang akan kita buat, masukkan nama dengan ‘RemixOS’, pilih type other kemudian masukkan teks dibawah ini kedalam bagian kotak besar yang ada di Grub Costumizer.

insmod part_gpt
search --file --no-floppy --set=root /RemixOS/system.sfs
linux /RemixOS/kernel root=/dev/ram0 androidboot.hardware=remix_x86_64
androidboot.selinux=permissive CMDLINE

**update, karena Remix OS versi 3 menggunakan Marshmallow dan sudah pre-rooted, tetapi ada walaupun sudah diroot kita tidak dapat mengubah file system sehingga kita harus menambahkan REMOUNT_RW=1 kedalam script Grub Costumizer (HANYA OPTIONAL).

Hasil:
insmod part_gpt
search --file --no-floppy --set=root /RemixOS/system.sfs
linux /RemixOS/kernel root=/dev/ram0 androidboot.hardware=remix_x86_64
androidboot.selinux=permissive CMDLINE REMOUNT_RW=1
initrd /RemixOS/initrd.img
10. Setelah selesai mengikuti tahapan-tahapan yang ada diatas, sekarang kita akan mencoba untuk masuk kedalam Remix OS, silahkan restart komputer kamu dan pilih Remix OS saat masuk kedalam grub.

Jika kamu masuk dan disambut dengan welcome screen maka kamu sudah berhasil menginstall Remix OS didalam Linux, semoga panduan diatas dapat bermanfaat dan dapat dimengerti dengan baik, jika ada pertanyaan dan ada kendala dalam proses instalasi Remix OS silahkan tinggalkan komentar dibawah.

Juli 29, 2016

Review: Remix OS Masa Depan Komputer Ada Disini


Apa yang kamu rasakan ketika menjalankan OS Android didalam komputermu menggunakan virtual machine seperti bluestack, nox ataupun emulator lainnya? Terasa sangat berat? Lelet? Atau malah tidak bisa berjalan (crash) dikarenakan prosesor ataupun ram komputermu tidak memadai? Well, mungkin artikel ini cocok untuk kamu yang suka menggunakan OS android didalam komputer, baik untuk bermain games ataupun sekedar melakukan hal-hal biasa.

Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya, ketika kita menggunakan sebuah virtual machine/emulator didalam komputer kita, pasti akan berjalan dengan lambat ataupun tidak berjalan seperti pada perangkat aslinya, tetapi hal ini tidak akan terjadi pada Remix OS, karena Remix OS adalah sebuah Operating System Android yang dapat dijalankan didalam komputer kita, karena ini adalah Operating System dan bukan emulator, jadi Remix OS tidak terlalu berat dan terlalu memakan resource komputer kita seperti kita menggunakan emulator android pada biasanya.
Baiklah langsung saja kita review Remix OS ini.

BACA: CARA MENGINSTALL REMIX OS DI LINUX UBUNTU

Tentang Remix OS

Remix OS adalah sebuah Operating System Android yang dibuat oleh sebuah kelompok bernama Jide. Jide merupakan kelompok yang dibentuk oleh 3 mantan pekerja Google yaitu Jeremy Chau, Ben Luk dan David ko. Tujuan mereka dalam membuat Remix OS adalah karena mereka sadar bahwa Android adalah OS yang sangat banyak digunakan oleh semua orang didunia, baik digunakan didalam smartphone, TV,  dan jam tangan, tetapi Android belum tersedia untuk PC atau komputer sehingga munculah ide untuk membuat Remix OS. Silahkan baca disini untuk info lebih lanjut.

Interface


Interface yang ditawarkan sangatlah unik karena kita tidak seperti sedang menjalankan sebuah android melainkan seperti sedang menjalankan OS PC pada umumnya (Linux/Windows) dimana terdapat Start menu, taskbar, beberapa icon disebelah kanan seperti wifi, baterai, sound, jam dan tanggal, dan bluetooth. Tetapi hal yang paling menarik bagian itu adalah  sebuah notification yang mirip dengan Windows 10 yang didalamnya terdapat tool untuk screenshot, membuka pengaturan dan menyembunyikan taskbar.


Tidak hanya taskbar yang biasanya kita temui di OS windows/linux, file manager dalam Remix OS juga mirip seperti OS yang biasanya kita gunakan. Folder Dokumen, Gambar, Musik, Film, Download dan Desktop berada dibagian kiri. Kemudian ada folder My Remix yaitu folder tempat dimana penyimpanan file android berada atau jika disamakan dengan OS PC maka itu seperti partisi ataupun localdisk.

Berat gak sih?



Well, seperti yang sudah saya bilang sebelumnya, Remix OS bukanlah emulator jadi jelas saja tidak berat, walaupun awalnya saya kira Remix OS ini cukup berat tetapi ternyata Remix OS berjalan cukup ringan, saya dapat multitasking dengan mudah, membuka banyak aplikasi dengan mudah dan tidak ada eror dengan aplikasi ataupun eror yang lainnya. Bahkan transisi saat kita membuka aplikasi terasa smooth seperti layaknya pada android kekinian (lolipop/marsmallow).

Fitur



Remix OS menawarkan pengalaman menggunakan Android tetapi tetap bisa melakukan hal yang biasanya kita lakukan didalam OS PC seperti menggunakan sortcut pada keyboard untuk mencopy(ctrl+c), memotong (ctrl+x), menyeleksi semua file (ctrl+a) maupun membuka start menu menggunakan tombol windows. note: fitur ini tidak dapat digunakan dibeberapa aplikasi. Selain sortcut, kita juga dapat menyeleksi file ataupun aplikasi yang ada didalam desktop seperti kita menggunakan mouse pada umumnya, drag and drop untuk memindahkan atau mencopy file.

Ada beberapa fitur baru di Remix OS versi 3 yang pertama adalah Play activator, jika pada versi sebelumnya kita tidak disediakan Google Play maka pada versi ini kita dapat menginstall Google Play hanya dengan membuka Play Activator kemudian aktifkan Google Play.Fitur baru yang kedua adalah pre-rooted, jadi kita tidak perlu me-root Remix OS karena Remix OS sudah diroot dari bawaannya dan menurut saya ini sangatlah bagus. Dan yang ketiga adalah Remix OS versi 3 menggunakan Android 6.0 atau Marshmallow.

Gaming




Awal saya menginstal Remix OS, saya tidak tau bahwa ternyata Remix OS versi 3 (versi terbaru yang saya install) ternyata sudah support dengan keymapping, kita dapat mengaktifkannya didalam Setting > Experiental Feature > Key Mapping. Dengan fitur ini, kita dapat memainkan gim(game) apa saja dengan menggunakan keyboard. Untuk mengatur mapping pada gim(game) kita mainkan, cukup buka gim(game) tersebut kemudian klik tombol pad yang ada dibagian kanan kemudian kita bisa memilih dan memasukkan tombol.

Bisakah menggunakan Gamepad?

Saya sudah mencoba berbagai macam aplikasi yang berfungsi untuk melakukan mapping pada gamepad  seperti tincore keymapper, sixasix control dan usb/bt joy control tetapi tidak berhasil, mungkin jika ada aplikasi seperti joytokey yang ada didalam Windows saya rasa kita dapat menggunakan gamepad.

Minimum Requirement

Jujur saja saya tidak dapat menemukan minimum requirement didalam situs official Remix OS, tetapi saya sarankan bagi kamu yang ingin menginstal Remix OS minimal memiliki ram 2 gigabyte dan rekomendasi saya 4 gigabyte atau lebih. Untuk masalah cpu saya kira tidak ada masalah, karena saya sendiri menginstal Remix OS menggunakan cpu yang tergolong kedalam spesifikasi rendah yaitu Intel Celeron 1.3 ghz tetapi Remix OS dapat berjalan dengan lancar dan smooth. Bagi kamu yang penasaran apakah Laptopmu bisa digunakan untuk menginstal Remix OS silahkan buka forum XDA-Developers Remix OS disini.

Demikian sedikit review saya tentang Remix OS yang luar biasa ini, semoga kamu tertarik untuk mencoba dan menggunakannya. Dengan tampilan yang menarik, fitur yang sama seperti OS PC tetapi memiliki banyak aplikasi dan gim yang sangat menarik saya rasa OS ini cocok sebagai OS dalam penggunaan sehari-hari. Sekian review dari saya, terima kasih. (review ini adalah review pertama saya, mohon beritahu jika terdapat kesalahan pada artikel ini).

OFFICIAL SITE : JIDE

Juli 09, 2016

Panduan Cara Install XAMPP diUbuntu



XAMPP adalah sebuah aplikasi gratis dan open source yang dibuat oleh Apache Friend. XAMPP biasanya digunakan untuk web development atau mengerjakan sesuatu didalam area kerja yang menggunakan server dan database.

Banyak sekali orang yang menggunakan XAMPP karena didalam XAMPP tersebut sudah berisi dengan aplikasi-aplikasi web development seperti Apache dan MySQL.

Keuntungan menggunakan XAMPP ini adalah kita dapat menjalankan server (localhost) langsung dari komputer kita dan tanpa koneksi internet sehingga dapat menghemat biaya dan waktu.

Selain itu didalam XAMPP juga tersedia bundle CMS(Content Management System) seperti Wordpress, Joomla dan drupal, bundle tersebut bisa kita download di bitnami.org

Pada panduan kali ini saya akan mencoba menjelaskan satu-persatu tahapan dalam menginstall XAMPP didalam Operating System Ubuntu dan keluarganya.
  • Download XAMPP di www.apachefriends.org kemudian pilih XAMPP for Linux setelah itu save file XAMPP tersebut didalam folder Downloads.


    • Setelah kamu selesai mendownload file installer XAMPP tersebut, kita akan masuk ke folder download dengan cara membuka terminal dengan menekan tombol ctrl+alt+t kemudian ketikkan command dibawah kemudian enter.
    cd /home/usernamekamu/Downloads



    • Setelah itu kita akan mengubah permission dari file XAMPP tersebut dengan mengetik command dibawah kemudian enter.
    chmod +x namafilexamppkamu.run




    • Setelah kita mengubah permission installer xampp kita, jalankan installer xampp dengan mengetik command dibawah kemudian masukkan password dan enter.
    sudo ./namafilexamppkamu.run




    • Setelah itu maka akan muncul GUI installer XAMPP, silahkan install seperti biasa.

    • Setelah selesai menginstal XAMPP, kita dapat menjalankan XAMPP control panel dengan menggunakan command sudo /opt/lampp/manager-linux-x64.run didalam terminal, atau kita juga bisa membuat GUI sehingga kita tidak perlu mengetikkan command dengan cara dibawah ini.


      Membuat GUI XAMPP Control Panel

      • Buka terminal dan masukkan command seperti dibawah ini, masukkan password kemudian enter.
      sudo gedit ~/.local/share/applications/xampp-control-panel.desktop



      • Kemudian akan muncul Text Editor yang tidak ada isinya, isi Text Editor tersebut dengan teks dibawah ini, setelah selesai simpan file dan tutup teks editornya.
      [Desktop Entry]
      Encoding=UTF-8
      Name=Xampp Control Panel
      Comment=Start or Stop XAMPP
      Exec=gksudo python /opt/lampp/share/xampp-control-panel/xampp-control-panel.py
      Icon=/opt/lampp/htdocs/favicon.ico
      Categories=Application;Development;Web
      Version=1.0
      Type=Application
      Terminal=0




      • Sekarang kita sudah dapat membuka GUI dari XAMPP Control Panel dari menu.